BEBERAPA ISTILAH DALAM FISIKA MATERIAL
Amorf
Suatu padatan yang atom-atomnya tidak tersusun secara
periodik (pola atom-atom penyusunnya tidak berulang teratur)
Anneling
Proses perlakuan panas pada logam yang kemudian didinginkan
dengan sangat perlahan
Austenisasi
Pemanasan yang dilakukan pada
bahan sampai temperaturenya mencapai suhu kritis dengan tujuan untuk mengubah
struktur bahan menjadi austenite
Behaviour
Perilaku yang terjadi pada material ketika bahan tersebut
diberi beban atau gaya
Bending
Pembengkokan atau penekukan
Bulk modulus
Kecenderungan suatu benda untuk berubah bentuk kesegala
arah setelah ketika diberi tegangan atau dengan kata lain yaitu perpanjangan
dari modulus young pada 3 dimensi (elastisitas volumetric)
Character
Merupakan watak (sangat susah untuk dirubah). Biasanya kita
susah untuk membedakan antara sifat dan karakter. Sifat merupakan bentuk respon
yang dilakukan oleh bahan dan sifat itu tidak akan muncul jika tidak ada
rangsangan sedangkan karakter tidak bisa dinilai dari rangsangan, karakter
dapat muncul tanpa adanya rangsangan.
Caracterization
Usaha untuk menampilkan kareakter atau watak dari bahan
Coating
Proses pelapisan yang diterapkan pada permukaan suatu benda
atau substrat
Creep test
Merupakan suatu metode pembebanan uji mekanis material,
dimana beban diberikan pada bahan dengan sangat lambat
Crystal
Suatu padatan yang atom-atomnya tersusun secara teratur dan
periodik
Deformasi
Perubahan bentuk, posisi dan dimendi dari suatu benda
Distribusi
Penyebaran
Dip coating
Suatu proses yang digunakan untuk pelapisan bahan dengan
cara mencelupkan bahan yang akan dilapisi kedalam cairan pelapis. Kecepatan
menarik bahan pada cairan pelapis sangat menentukan ketebalan lapisan.
Penarikan yang lebih cepat membuat cairan yang melekat pada bahan semakin
tebal.
Dynamic test
Merupakan suatu metode pembebanan uji mekanis material,
dimana beban diberikan pada bahan secara cepat.
Deposisi
Proses pengkristalan yang terjadi karena membeku atau
mengerasnya suatu bahan yang memiliki zat-zat tertentu dan mempunyai unsur zat
yang dapat memberikan warna ketika bahan tersebut mengeras.
Doping
Proses penambahan unsur pengotor kedalam bahan
semikonduktor intrinsic (murni). Proses dopping ini adalah untuk menambah
konduktivitas bahan.
Elastisitas
Kecenderungan suatu bahan untuk kembali ke keadaan semula
setelah dikenai gaya.
Epitaxy
Mengacu pada pengendapan kristal overlayer pada substrat
Etching
Suatu teknik yang dipakai untuk memunculkan lapisan bawah permukaan
material dengan menggunakan bahan kimia untuk melarutkan bagian permukaan
material. Gampangnya teknik meng-amplas material dengan menggunakan bahan kimia
:d
Biasanya etching dipakai untuk pembuatan pcb atau mengukir
material stainless, kuningan, dll
Fatigue
Kecenderungan suatu bahan untuk mempertahankan kondisi
bahan tetika diberi gangguan berulang-ulang
Gaya
Suatu kekuatan dapat berupa tarikan atau dorongan yang
mengakibatkan benda yang dikenai mengalami perubahan posisi/ kedudukan/
perubahan bentuk.
Hardening
Memanaskan suatu benda dengan temperature yang tinggi
(sekitar 723 c) kemudian didinginkan dengan sangat cepat (quenching), yang
bertujuan untuk mengeraskan bahan.
Hardness
Kemampuan suatu bahan untuk tahan terhadap goresan,
pengikisan (abrasi) dan penetrasi
Impact
Suatu teknik pengujian bahan untuk menentukan ketahanan
logam terhadap pembebanan kejut.
Mold
Sebuah cetakan yang memiliki rongga didalamnya yang akan
diisi dengan material cair sepeti plastic, gelas atau logam. Cairan tersebut
akan mengeras sesuai dengan cetakannya
Molding
Sebuah proses produksi dengan membentuk bahan mentah
menggunakan suatu cetakan (mold)
Opaque
Opaque merupakan jenis warna yang solid (tidak dapat
ditembus oleh cahaya). Cahaya yang datang akan dipantulkan kembali dan
konversikan menjadi energy panas. Contoh objek yang mempunyai warna opaque
adalah, kayu, metal, dan batu.
Prekursor
Zat atau bahan kimia tertentu yang digunakan sebagai bahan
baku untuk keperluan proses produksi, biasanya precursor berbentuk larutan.
Property
Kekayaan yang dimiliki oleh suatu bahan yang dipengaruhi
oleh stuktur mikro.
Seeback effect
Efek seeback menjelaskan bahwa perbedaan temperature dapat
dikonversikan ke listrik secara langsung (konversi energy panas menjadi energy listrik).
Spin coating
Pembentukan lapisan dengan proses pemutaran. Bahan pelapis
dibuat dalam bentuk larutan atau gel, kemudian di teteskan diatas substrat yang
diletakkan dalam piringan berputar
Sputtering
Proses deposisi material yang digunakan untuk melapisi
substrat dengan material lain dengan cara menembakkan ion-ion yang berenergi
tinggi kearah substrat (target).
Sintering
Proses pemanasan material atau bahan dengan cara pemanasan
yang tidak sampai pada titik lelehnya.
Static test
Merupakan suatu metode pembebanan uji mekanis material,
dimana beban diberikan pada bahan secara lambat
Stiffness
(kekakuan)
Kemampuan bahab suatu material untuk tidak mengalami
deformasi ketika menerima beban
Strength
Kemampuan bahan dalam menahan tegangan tanpa menyebabkan
patah
Stress
Beban per luas penampang bahan. Semakin kecil luasan yang
terkena suatu beban atau gaya maka stressnya akan semakin besar.
Streching
Strong
Suatu bahan atau material yang kuat, keras dan tahan korosi
Surface
Suatu permukaan yang merupakan batas pada material atau
bahan
Tensile strength
Kemampuan suatu material untuk tidak mengalami kegagalan
berupa fracture/ patah atau excessive deformation ketika menerima suatu beban
pada luas tertentu
Thermocouple
Adalah salah satu jenis alat ukur temperature yang
menggunakan prinsip thermoelectric. Komponen utamanya yaitu dua jenis konduktor
listrik yang berbeda yang dirangkai sedemikian rupa sehingga pada saat salah
satu logam terkena panas dan logam yang lain dijaga pada temperature yang tetap,
maka rangkaian tersebut akan menghasilkan tegangan listrik tertentu yang
nilainya sebanding dengan temperature sumber panas.
Thermoelectric
Alat yang dapat mengubah energy panas menjadi energy listrik
Thermoplast
Thermoplast merupakan bahan polimer yang dapat dibentuk
berulang kali dengan melakukan pemanasan dan pendinginan.
Thermoset
Merupakan bahan polimer yang hanya bisa dibentuk dengan
sekali pemanasan saja.
Translucent
Benda translucent atau benda buram adalah suatu benda yang
jika terkena cahaya, hanya sebagian cahaya yang dapat menembus benda tersebut.
Toughness
Kemampuan bahan dalam menerima tegangan tanpa ada perubahan
bentuk atau deformasi
Vibrasi
Atom-atom atau molekul yang menyusun sebuah benda pada
dasarnya selalu bergerak/ bergetar (vibrasi). Ada dua jenis vibrasi yang
terjadi pada molekul, yaitu vibrasi stretching dan vibrasi bending. Untuk vibrasi
stretching ada dua tipe yaitu stretching asimetris dan stretching simetris. Sedangkan
untuk vibrasi bending ada 4 tipe yaitu vibrasi rocking (vibrasi goyangan), vibrasi
scissoring (vibrasi guntingan), vibrasi twisting (vibrasi pelintiran), dan vibrasi
wagging (vibrasi kibasan)
Wear
Wear
atau aus adalah respon bahan terhadap system luar (kontak permukaan) yang
mengalami gesekan dengan bahan lain Amorf
Suatu padatan yang atom-atomnya tidak tersusun secara
periodik (pola atom-atom penyusunnya tidak berulang teratur)
Komentar
Posting Komentar